Rabu, 02 Mei 2012

Aku dan Kakaku

Ketika itu Aku masih kelas 2 SMP, dan dirumahku ada 2 saudaraku dari Bapak Aku yang tinggal di rumahku karena melanjutkan sekolah di SMA. Dua mbak aku ini udah kelihatan besar dan dewasa sedangkan Aku waktu itu masih culun dan kecil karena emang masih kelas 2 SMP. Waktu itu aku lalui kehidupanku dengan menyenangkan dan bahagia karena banyak hal yang kami lakukan sepulang sekolah karena banyak saudara atau temen yang main ke rumah.
 
Karena Aku sudah besar dan adik-adikku masih kecil jadinya aku tidurnya sekamar dengan 2 mbak aku itu dan adik-adikku masih satu kamar dengan orang Tuaku. Aku sering di taruh di tengah waktu tidur karena emang aku masih kecil dan mereka berdua emang bongsor-bongsor jadi aku selalu di kalah-kalahin.
 
Suatu malam sewaktu tidur Aku agak kaget ketika aku merasakan Mr. P ku di raba-raba jantungku berdetak sangat kencang dan berkeringat karena aku emang belum pernah mengalaminya di pegang-pegang milikku oleh cewek apalagi ini mbak Aku sendiri rasanya nggak karuan, Aku takut melawan atau menghiyakan dan Aku cuma bisa membiarkan saja dan berlangsung kira-kira 30 menit dan Aku perhatikan mbak Aku nafasnya kelihatan nggak teratur dan terenggah-enggah sambil tangannya yang satu kelihatannya di masukkan dalam memeknya sendiri. Sambil pura-pura tidur aku cermati apa yang dia lakukan sambil dengan masih dengan hati yang berdebar-debar karena takut mau dan sebagainya pokoknya campur aduk. Semakin lama tangannya di masukkan ke dalam memeknya makin cepat dan dia bersuara ah....ough.....Aku juga tegangnya bukan main menyaksikan mbak aku itu dan masih juga memegang Mr. P Aku dia semakin agak meronta-meronta sambil tangannya yang satu di masukkan memeknya dan yang satu pegang senjataku dan Aku rasakan Mr. P ku mengeluarkan lendiran-lendiran yang aku nggak tahu kenapa.
 
Dan akhirnya mbak aku berdesis-desis dan ah.....ough..........dan mengerang kenikmatan dan akhirnya melepaskan senjataku dari gengamannya. Aku masih pura-pura tidur dan dia menghadap Aku ternyata dia menciumi Aku dan segera tidur. Itu merupakan malam yang paling berkesan di kehidupan Aku maka sampai sekarangpun Aku bisa menulis cerita ini dengan gamblang di Internet.
 
Malam berikutnya Aku sengaja tidur agak larut dan mbak Aku memanggil dari dalam kamar supaya lekas tidur karena besuk pagi harus bangun pagi dan sekolah. Akupun menurut dan segera ke kamar untuk tidur dan kira-kira udah hampir satu jam mulai lagi mbak aku memasukkan tangannya dari bawah celanaku dan mulai memegang-megang Mr. P sehingga senjataku menjadi tegang nggak karuan, dia agak kaget dan langsung tangannya membuat peringatan di mulutku untuk tidak bersuara dan Aku mengangguk setuju. Mbak aku meneruskan untuk memegang senjataku lebih kuat dan nggak hati-hati lagi karena Aku sudah tahu dan senjataku makin tegak berdiri dan dia membuka kan pakaiannya dan Aku disuruh mengulum punting susunya.
 
Aku menurut aja karena emang enak Aku rasakan dan kamipun melepaskan celana dalam kami berdua dengan kaki, lalu dengan agak gemetar aku berusaha memasukkan senjataku ke memeknya sambil miring nggak di atas tubuhnya karena ada mbak Aku yang satunya sedang tidur di sebelahku dan agak bersusah payah akhirnya Aku merasakan ada ke hangatan di pucuk senjataku yang aku rasakan, ternyata senjataku udah masuk sebagian ke dalam memeknya mbak aku.
 
Lalu mbak aku memberi isyarat untuk ke kamar mandi saja dan akupun menurut aja seperti kerbau di cocok dan akhirnya kami melakukannya di kamar mandi, aku tutup kamar mandi dan segera melucuti pakaian kami semua dan mulai saling mencumbu dengan masih agak kaku karena belum pernah melakukan akupun meniru apa yang dilakukan mbak aku dan aku sangat kaget dan nggak karuan ketika mbakku setengah berdiri dan memegang senjataku dan akhirnya mengulumnya.
 
Ough..................aku nggak tahan di buatnya dan ah...........dia memberi tanda untuk aku tidak berisik karena suaraku terlalu keras nanti bisa membangunkan seisi rumah kata mbak aku. Bener-bener aku nggak tahan ketika mbak aku mengulum senjataku keluar masuk dengan mulut yang panas seperti itu aduh..............sampai aku remas-remas rambutnya dengan kuat ah..........ough.............aku hanya bisa menikmatinya dengan agak ada rasa ketakutan dan akhirnya aku keluar..................ough......................dan mbak aku mengarahkan tanganku ke dalam memeknya sambil disuruh menekan-nekan sambil mengulum puting susunya yang udah sangat tegang dan nggak lama diapun mengalami hal yang sama ahhhhhhhhhhhhhhhh ough..................dan akhirnya klimak sampai tanganku kena cakarannya semua.
 
Malam itu kami belum melakukan hubungan intim di karenakan mbak aku kelihatannya masih perawan sehingga diapun takut untuk memasukkan senjataku ke dalam memeknya dan aku semakin memikirkan malam cepat datang karena aku mulai menikmati permainan yang belum pernah ada duannya ini...........

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar